Snow and Rain

Minggu, 23 Desember 2012

Karna Hati Itu (harusnya) Dipilih...



“Karna hati itu dipilih, dan bukan memilih”-Dee (Perahu Kertas)

Mungkin, dia memang tidak sempurna. Tapi dia, berusaha untuk terlihat sempurna dimata saya

Ketika semarah apapun saya, dan dia terdiam mendengarkan amukan dan celoteh saya sambil tetap tersenyum. Buat saya itu sempurna.

Ketika sesibuk apapun dia, dan dia masih mau meluangkan waktunya untuk saya. Buat saya itu sempurna

Ketika terkadang saya mengingat laki-laki lain selain dia, dan dia masih mampu menahan diri dari cemburu yang berlebihan. Buat saya itu sempurna

Ketika saya menghadapi masalah yang membuat saya tidak mampu mengendalikan emosi saya, hanya dengan tatapannya dia mampu menenangkan dan seolah berkata “everything is gonna be okay dear”. Sekali lagi itu sempuna buat saya.

Nyatanya saya hanya butuh dia,
Dia yang mampu sabar dan bertahan hingga akhir menghadapi kekurangan saya.
Dia yang saya harap tidak akan meninggalkan saya, dengan alasan se klise apapun.
Dia yang tidak suka mengumbar janji, namun memberi pembuktian.
Dia yang memang dipilih hati saya tanpa saya harus memilihnya.
Ya, itu cinta. I’ve found it. Dia baik, tanpa menuntut untuk menjadi baik.
Maka, bagaimana mungkin saya melepas kebahagiaan semacam ini? 




 

Rabu, 24 Oktober 2012

Melupakan Atau Dilupakan?

Kalau saya ditanya untuk memilih antara melupakan atau dilupakan, maka saya akan menjawab melupakan. Kenapa? kedengerannya egois? Kalau masih ada yang beranggapan seperti itu, coba pikir lagi. Melupakan merupakan kata kerja aktif sedangkan dilupakan kata kerja pasif. Sudah tahu bedanya? baik, akan saya perjelas. Melupakan, berarti saya adalah subyek sementara dilupakan, berarti saya adalah objek. Mulai jelas? ya benar, kenapa saya memilih melupakan? Karena kalau saya memilih melupakan seseorang, itu berarti orang tersebut memang sudah tidak layak untuk saya ingat baik dalam hati maupun dalam pikiran saya. Berarti ada hal atau perbuatan yang entah orang itu sadari atau tidak telah meyakiti saya dan itu tidak termaafkan.
Kalau orang yang sudah mengenal baik saya, pasti tahu bahwa saya ini orang yang ga tegaan dan ga bisa marah sama orang. So, could you imagine it? Seberapa besar kesalahan orang itu dimata saya sampai saya memilih untuk marah dan melupakannya. Tapi setidaknya saya mengeliminasi kemarahan saya dengan memaafkannya, ehm...but,karena saya ga se kece Tuhan yang kelewat baik baik baik baik, saya lebih memilih memaafkan tapi melupakan kalau saya pernah kenal orang seperti itu.
Terus kenapa saya ga milih dilupakan? Jawabannya simple, karena saya ga mau jadi orang yang terlupakan. Kamu tahu, jadi orang yang terlupakan itu buat saya lebih serem dari pada dibenci sama orang. Kalau sampai dilupakan orang, itu berarti saya sudah menyakiti orang tersebut sehingga layak untuk dilupakan. Lebay? ga ah. kalau kamu masih nganggepnya lebay, buktiin sendiri betapa ga enaknya jadi orang yang dilupain. Coba! #gaksantai
Saya, mungkin saya emang ga bisa buat semua orang mencintai saya dan pendapat saya. Tapi setidaknya, hidup di dunia yang cuma satu dan cuma sekali ini saya ingin orang yang saya kenal bisa bahagia, atau minimal senyum ketika berhadapan dengan saya. Dan senantiasa mengingat saya baik besok, 1 tahun lagi, 20 tahun lagi, bahkan 50 tahun lagi. Dan mungkin, ketika saya sudah tidak ada di dunia, mereka masih mampu mengingat diri saya dengan baik dan mengingat perlakuan saya dengan baik. Yah, walaupun saya bukan pahlawan yang jasanya selalu diingat, setidaknya kamu, dia, dan mereka yang mengenal saya bisa tersenyum hanya dengan mengingat saya. 


This is for you, my imanda.
Yang ngotot minta dikasih penjelasan kenapa saya lebih memilih untuk melupakan daripada dilupakan.

Jumat, 19 Oktober 2012

 "Cinta adalah ketika kuat kau rasakan "kehadiran" Tuhan dalam diri pasanganmu"

Sabtu, 13 Oktober 2012

Bahagia Itu Begini.......


Mulai jarang menjamah blog ini semenjak kerja. Jarang buka. Jarang nulis. Jarang baca. Yah, mau gimana lagi, jangankan buat buka blog, sampe kost-kostan mata langsung shutdown and wassalam. Mumpung proyek lagi sepi dan saya ga ada kerjaan, daripada ni kepala teklak-tekluk, ni mata merem melek, mending nulis deh. Tapi nulis tentang apa ya? oke, tentang kerjaan aja.

Ni kerjaan sebenernya bukan tujuan utama saya, jadi ceritanya cuma iseng-iseng berhadiah masukin lowongan disini, dan ternyata (alhamdulilah) dapat panggilan, wawancara, psikotest, trs diterima. Ah, saya merasa Tuhan 500 kali lipat lebih keren dari biasanya saat itu.

Saya ngerasa Tuhan jadi 1000 kali lipat lebih keren ketika ternyata saya dapat proyek di sekitaran kampus saya sendiri (ah, beruntungnya km nak! *ngelus2 diri sendiri*). Walaupun jadi beban juga, karena ni proyek deket kampus, jadi klo ilmunya ga diterapin semaksimal mungkin bakalan malu2in dan kliatan begonya saya. Tapi bebannya tetep ga ngalahin rasa syukur saya kok *peluk Tuhan*.

Dannnn, sampailah dihari pertama kerja. Wah, rasanya deg2an kayak mau ketemu sama jodoh (halah, kyk udah ketemu aja). Tapi seriusan, emang bener bikin deg2an, ketika harus bertemu beberapa orang yang kamu ga kenal sama sekali dan (harus) kenalan. Mau ngedeketin, takut dikiranya sok deket. Mau diem, takut dibilang sombong. Bah, perasaan yang kyk gini nih yang ga ngenakin banget. Tapi, modal muka tebel deh akhirnya kenalan sama mereka. Dan ternyata, not bad! mereka orang yang baik. Walaupun saya belum mengenali mereka sepenuhnya, tapi saya tau mereka orang yang baik.

Sampai sekarang, lebih dari 1 bulan saya bekerja sama bareng mereka, dan itu asik banget. Orang disini keren-keren. They all treat me well! Saya ga nyangka bisa bertahan sampai saat ini dan ga collapse, maklum mengingat jam kerja proyek yang ga pasti dan daya tahan tubuh saya yang cemen bgt, ibu saya aja ga percaya saya bisa bertahan pun teman-teman saya. BUT, it's about enjoy what your do. Ya, saya menikmati ini semua. Saya menikmati pekerjaan saya. Saya menikmati apa yang saya lakukan. Mungkin waktu saya habis buat bekerja, tapi itulah cara saya menikmati hidup untuk saat ini. Dan saya bisa bilang, saya bahagia.

Kamu tahu, bahagia itu begini; dijaga oleh banyak senyum, dipeluk oleh banyak ketulusan. merasa dilengkapi oleh semesta. Dan saya mendapatkan itu disini, di lingkungan ini, di pekerjaan iniuntuk saat ini. Dan yang paling penting, selama Tuhan memeluk saya dengan erat, disitulah bahagia takkan pernah hilang.
 Thanks for bless me , God! Cintaku bertambah 100 kali lipat hari ini...haha :D 

Sabtu, 08 September 2012

I Wanna...^^

I wanna him who speaks softly to me because i'm a thing that softly in his heart.
I wanna him who guides me to cross the road, not because i can't see around me, but because he want to make sure that i'm safe.
I wanna him who always smile when something f*cking badly come to me, not because he doesn't understand about my sad, but because he want to become first person who remembering  that happiness is a thing which i'm deserved.
I wanna him who gives me the truth to make a friend with everyone, not because he is careless, but he is surely that i have responsibility about myself and my life
I wanna him who stands beside me, not because he has fear to walk firstly, but because he wanna us to walk together.
I wanna him who puts his head on my arm to let me know that i'm  one of strengthen which given't intimidate to his weakness as a man.
i wanna him who promises to me not only to make me believe. but also to make God knows that he is seriously to me.
I wanna him who doesn't leave me when i fall, not because he doesn't believe that i can stand up again, but because he is a person who loyal on my side.
I wanna him who doesn't fear when we are poor, not because he want me to face life hardly, but because he knows when  the death come to us, treasure become the first unimportant thing.
I wanna him who loves me sincerely and straight as his faith to the God. 

Rabu, 18 Juli 2012

Let's Fate To Work...



Kubahagia kau telah terlahir di dunia, dan kau ada diantara milyaran manusia, dan ku bisa dengan radarku menemukanmu "~ DEE.

Denger lirik lagu DEE ini, Saya langsung teringat satu kekuatan yang luar biasa didunia ini, kekuatan takdir. Rancangan Tuhan yang satu ini indah banget, gimana saya bisa tidak mengamini itu semua, karena dari saya lahir, saya dipertemukan dengan semua orang baik meskipun ada segelintir yang jahat, ah...mereka tidak masuk dalam daftar orang yang saya kenal. Buat Saya, Tuhan cuma menunjukkan dan bukan nyuruh saya kenal mereka.

Selain dipertemukan dengan orang yang baik, takdir juga membawa saya ke berbagai kondisi dimana saya bisa tertawa terbahak-bahak, tersenyum bahagia, menangis haru, bantingin barang, autis, kadang stress, ribet sendiri, dan masih banyak lagi tindakan norak yang saya lakukan, tapi saya tidak menyesal menjalani hidup ini buat ngikutin takdir-Nya. Karena klo dipikir2 semua kekonyolan hidup yang kita jalanin sampai saat ini, klo kita ikutin alur-Nya, percayalah ga ada yang mengecewakan. Jadi klo kalian merasa ada yang mengecewakan, coba dinget-inget lagi udah sesuai alur-Nya atau belum.

Buat contoh, ketika saya harus melanjutkan sekolah saya di Magetan dimana ga ada satu teman pun yang saya punya dan harus menyesuaikan kebiasaan di sekolah itu. Demi apapun, saat itu saya nangis 2 hari saat tau akan dipindahkan kesana. Lalu setelahnya apa? Menyesalkah? Haha, tidak. Tidak sedikitpun. Karena justru di magetan lah saya banyak belajar, belajar tentang ketulusan sahabat, kesopansantunan dan keramahtamahan yang jarang saya temukan, kekeluargaan. Begitu banyak cara Tuhan untuk membahagiakan saya. Satu-satunya yang saya sesali adalah mengapa saat itu saya nangis, padahal saya mendapat banyak cinta disini, di Magetan.

Setiap manusia itu sudah ada takdirnya masing-masing dan juga sudah sesuai takarannya juga tentang kapan harus menangis dan kapan harus tertawa. Karna, ga akan ada tangis jika tidak ada tawa yang menyertainya, dan begitupun sebaliknya. Dan karna, takdir akan bekerja menurut titah pemiliknya. Dan kamu bahkan tau pemiliknya adalah yang paling mencintaimu, Tuhan. Jadi tenanglah, takdir tidak akan mengecewakanmu. Biarkan mereka (takdir) bekerja.

Senin, 18 Juni 2012

Ever Lasting Friend

Ahhhhhhh, saya ga tau kenapa kalau lagi galau dan "penuh" gini, saya selalu ingin mengetik sesuatu di blog saya. Walaupun yang baca ya saya2 juga, biarlah -_____-
ah, bahkan saking banyaknya masalah yang saya alami  saat ini, saya sampai lupa menyapa bulan Sweety June ini. Bulan yang saya harap bisa memberikan hari-hari yang indah buat saya. Bulan yang saya harap agak banyak harinya, karena saya benci di kejar deadline TA seperti ini. Hahaha. Saya suka sekali bulan ini, banyak sekali teman saya yang bertambah usia di bulan ini, itu berartu bertambah pula agenda makan gratis di bulan ini #ehh.
2 sahabat tercinta saya pun berulang tahun di bulan ini, 1diawal bulan ini dan 1 dihari ini. Semoga Tuhan senantiasa memeluk dan merangkul mimpi-mimpi mereka.
2 sahabat yang berbeda, yang saya temukan di 2 propinsi yang berbeda, dan mereka pun tidak kenal satu sama lain, tapi mereka bertemu di satu jalan, di pikiran saya.

 Saya mengenal Mega saat kami SMA, jadi kalau dihitung2 sudah sekitar 7 tahun saya berteman dengan "gadis gila" itu. Saya baru menemukan orang yang seperti mega, ya ketika saya SMA. Seorang anak yang melawan arus. Anak yang selalu dianggap innocence oleh semua guru, yang padahal aslinya.......ah, susah saya menjelaskannya, terlalu absurd anak ini. Bahkan dapat dikatakan sifat saya yang gampang molor ini, saya rasa itu karena gara-gara dia yang menularkan penyakit itu pada saya. Haha, tapi saya "cukup" menyayanginya, saya bilang "cukup" karena saya memang enggan ngasih dia sayang banyak-banyak. Bisa dilempar baskom saya sama Soni, pacarnya. Kalau dilempar Johnny Depp sih ga nolak saya. *halah*

Dan1 sahabatku lg, Shity. Whoa, yang ini lebih lama lagi, hampir 12 tahun. Seseorang yang sedikitpun tidak pernah marah padaku sekalipun saya terkadang mengabaikannya dan terkadang lupa padanya. Sahabat yang akan saya peluk pertama kali ketika saya bermasalah. Itulah sosoknya. Ahh, saya jadi rindu pelukan hangatnya :)
Mungkin dia lebih lama, tapi dia sama absurdnya sama mega. entah mengapa saya selalu bertemu orang-orang hebat seperti mereka tapi dalam kemasan yang absurd. Hahaha. I heart you :*

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah
Teman yang benar-benar baik susah ditemukan, sulit ditinggalkan dan tidak mungkin untuk dilupakan.



Minggu, 17 Juni 2012

Terabaikan itu Aset

Rasanya sedih ketika orang menyederhanakan keberadaan kita dalam hidup mereka. Parahnya kita, yang pernah merasa terabaikan, justru secara ga sadar juga penah melakukan hal yang sama ke orang lain. Ya, manusia itu komplek, ribet! Mati-matian mengeluh atas pengesampingan keberadaan kita, tanpa menyadari adanya orang yang mengeluh tentang hal yang sama dan itu disebabkan oleh kita. Dan sayangnya, mungkin bersyukur itu mudah, tapi mengeluh itu lebih mudah. Saya juga gitu sih. huuu. *dlemparin asbak*
udah tabiat yang namanya manusia kali ya (alasan klasik).

Hmm...Kadang kita emang suka tidak menyadari pentingnya orang orang yang ada di sisi kita, atau cenderung mengabaikan. iyaaaa2, saya pun begitu. Atau kita bakal inget kalau pas kita lagi butuh mereka saja, atau untuk alasan yang lebih bagus lagi sih karena kangen. Abis itu ya udah. Nyesek emang klo dapat perlakuan kayak gitu, tapi coba intropeksi deh, kamu pernah ga bersikap kyk gitu ke orang lain, klo pernah ya ga usah sakit hati dapat perlakuan kayak gitu.

"Jangan serius-seriuslah sama sakit hati, kayak ga pernah nyakitin orang lain aja"

Kemarin, eh tidak! semalam lebih tepatnya setelah sekian lama ga pernah merasa terabaikan, saya merasa ditampar, hati saya terabaikan. Perasaan saya terabaikan. Ga tau karena mulutnya yang terlalu tajam, atau saya yang terlalu perasa, atau yang mengabaikan saya orang yang menurut saya penting bagi hidup saya? entahlah. Entah pantas atau tidak, saya merasa sakit hati atas itu semua. Dan yang bikin tambah parah mungkin karena ga sekali dua kali saya dikata2in. Tapi mau ngambek gimana pun juga, saya tetep aja susah buat ga maafin. Ga tau ya ini penyakit yang bagus atau tidak, karena saya agak susah  buat marah yang lama banget sama orang. Yah, mungkin itu jeleknya saya. Mau ngambek gimana juga, diem nunggu dia minta maaf  ya bisa2 baru lebaran baikkannya. 

Yah, saya anggap punya temen kayak dia itu ujian kesabaran yang dikasih Tuhan buat saya. Kalau saya minta maaf duluan, ya saya anggep pahala aja. Jadi sebenarnya klo punya temen kayak gitu, anggap aja aset. Simpel.

Rabu, 16 Mei 2012

Ketika Hal Itu Kembali...

Kau sederhana dalam ketidakmengertian. Gerakmu tiada pasti. Namun aku terus disini. Mencintaimu. Entah kenapa.~DEE

Entah. Entah mengapa aku begitu mencintai laki-laki ini. Dia begitu dekat dalam jarak yang jauh. Dia begitu sempurna dalam kekurangannya. Dia begitu indah dalam keburukannya. Aku sempat berhenti mencintai dia, karena merasa lelah. Lelah dalam hal apa? Semua. Kepercayaan, rasa sayang, dan ketidakmengertian. Anggap saja aku yang salah, karena tidak cukup sabar menghadapinya dan tidak cukup mengertinya.

Bermodalkan rasa lelahku, aku cukup hebat melupakan itu semua. Sekalipun hal itu membuatku sedikit trauma, membuatku takut, tapi aku mulai mampu mencintai kembali. Dan aku mampu menemukan cinta yang sesungguhnya, yang tulus, dari mereka, sahabat-sahabatku. Keterbiasaan dengan mereka itu sukses melupakan rasa sakitku perlahan.

Hingga sampai di suatu saat, aku perlahan mulai mencintainya lagi. Ya, aku bertemu dia lagi, laki-laki itu. Tidak sulit mencintainya, aku hanya cukup memutar memori kenangan diotakku bersamannya. Mengingat kenangan itu, kamu tahu, semudah aku mengedipkan mata. Itu mudah. *halah, lebay!
Tapi rasa itu tidak lagi sehebat yang dulu, entahlah....aku hanya takut seperti dulu. Takut kalau "penyakit"nya akan kambuh, dan pergi lagi. Aku hanya takut meletakkan hatiku ditempat yang sama, dan ditinggalkan dengan cara yang sama.
Berlebihankah ini? seandainya kamu ada diposisi saya, saya yakin kamu akan berfikiran kalau saja membunuh itu halal, kamu tidak akan segan membunuhnya. 
***
Membahagiakanku itu mudah, jangan pernah bohong dan marah yang tak perlu. Bukankah hidup kita lebih baik tanpa keduanya?

Perubahan, itulah hal yang ingin saya lihat darinya. Bukan perubahan dalam hal sifat, tapi sikap. Bukan berarti aku tidak mau menerima dia apa adanya, hanya saja hati ini sudah cukup lelah mengalami perpisahan dengan alasan yang sama. Dan perpisahan itu cukup menguras hati dan pikiran untuk memulihkannya bung. Aku hanya ingin menyudahi perpisahan yang ada, agar tidak terulang untuk yang kesekian kalinya.

 Akupun akan membenahi diriku karena mungkin terkadang aku cukup pandai membuat kesalahan. Aku tidak cukup mengerti kamu. Ketika aku membenahi itu semua, semoga kamu juga akan melakukan hal yang sama kalau kamu tidak ingin hal yang sama terjadi kembali, bukankah tujuan kita sama, inigin ini yang terakhir?
Tapi jika kejadian yang sama terulang kembali tanpa kamu mengubah sikapmu, jangan katakan ada kata "menyesal" dalam kamusmu. Karena menyesalpun, kisah itu tidak akan pernah ada lagi. Karna akupun tidak ingin berjuang sendiri lagi. Karna aku amat sangat pantas merasa lelah.
Saya rumit dan akan tetap seperti ini. Kamu perlu bersabar dan mencintai saya dengan lebih bijaksana. Kelak, sayapun akan mencintaimu dengan kesetiaan sepanjang usia. Percayalah.

Kalaupun suatu ketika tiba-tiba aku hilang, aku pasti hilang karena sikapmu, bukan karena inginku.




Senin, 30 April 2012

Pendapat Hati

yak, saya lagi galau. kedengeran ga pantes emang, seumuran saya rasanya udah kelewat tua buat galau. Hahaha, tapi...ga salah juga kan ya. Udah nginjak kepala dua ini, saya atau bahkan anda mungkin juga pasti pernah merasa sikap kita tidak sedewasa umur kita. baik dalam hal memperlakukan diri sendiri maupun memperlakukan orang lain.
Kadang suka ngerasa ga suka sama orang tanpa tau apa yang kita ga suka dari dia, klo kata temen saya, itu namanya semacam penilaian secara subyektif. Nah, ini yang mau saya dalamin (aih, sok banget), tentang pemikiran secara subyektif. Pernah ga seumur hidup kalian, kaliana berfikirtau menilai sesuatu secara subyektif? Saya yakin pasti pernah, apalagi yang cewek-cewek. Lalu adakah yang salah dari penilaian subyektif? Mungkin yang ini jawabannya relatif. Tapi klo saya pribadi, saya ga bisa menyalahkan orang yang menilai sesuatu secara subyektif. Karena sebuah penilaian baik itu secara subjektif maupun objektif pasti sebelumnya melalui suatu pemikiran dan pastinya seseorang mempunyai alasan untuk menilai. Sekalipun kamu membenci seseorang dan kamu blg kamu ga tau kenapa membenci dia, itu sudah menjadi sebuah alasan. Karena terkadang, bukan otak yang memerintahkan kita bicara seperti itu, tapi hati.
Sebagai manusia sadarkah kamu bahwa kalian dianugerahi hati yang luar biasa, hati yang terkadang mampu berbicara tanpa otak harus mengolahnya. Itu namanya instinct! Pernahkah ketika kamu mengajak seorang teman laki-lakimu ke rumah dan kemudian ibumu berkata padamu dan menilai bahwa laki-laki itu bukan laki-laki yang baik? itu kedengarannya subjektif memang, tapi saya katakan, jangan pernah meremehkan instinct seorang ibu. Karena saya sering menemukan kasus seperti ini, dan nyaris berakhir sama, instinct mereka terbukti benar.
Jadi jangan meremehkan suatu penilaian subjektif, jangan mengabaikan hal kecil itu, jangan mengucilkan pendapat hati. Karena sekalipun, otak adalah anugerah terhebat yang pernah Tuhan ciptakan bagi manusia, dalam proses pemikirannya, mereka juga membutuhkan pendapat sebuah "hati" sebagai pertimbangan.
Yah, ini hanya pendapat saya yang memang terkadang sok tahu nya suka kumat. Karena manusia hanya dituntut untuk berjalan, dan yang membenarkan arahnya adalah Tuhan. Dia absolut...

Kamis, 08 Maret 2012

Hujan, Bintang, dan Dark Chocolate

3 hal yang aku sukai di dunia ini...
3 hal yang membuat aku mensyukuri hidup di dunia karna mampu melihat dan menikmatinya...
3 hal yang mereka sadari atau tidak kehadirannya telah memberi sedikit pelajaran dalam hidupku...
Dari Bintang...
aku belajar menerangi jalan ku maupun yang membutuhkan bantuanku.
Dari Hujan...
aku belajar ikhlas, karena terkadang tidak semua langkah baik yang kita ambil mendapat apresiasi yang baik juga dari orang lain...
Dari dark chocolate...
aku belajar berfikir lebih universal, bahwa tidak selamanya sesuatu yang pahit itu menyakitkan/ buruk Karena dibalik pahit itu pasti ada sedikit rasa manis...

Friends vs Haters


Siapa saya?
Hanya seseorang yang banyak mengeluh, egois, cuek, dan galak.
Apa yang telah saya lakukan sehingga bisa memiliki begitu banyak orang yang mencintai saya?
Pertanyaan itu sering muncul manakala ada teman dan sahabat yang menanyakan kapan kepulanganku ke magetan atau jakarta, dan mereka bilang kalau mereka merindukan saya.
Ya, merindukan orang egois dan galak ini. Entahlah, mereka mungkin mereka rindu untuk aku marahi. Haha
Itulah kebanggaanku menjadi makhluk yang bernama septi ini.
Karena dari sejumlah orang yang menganggap aku tidak berharga, masih ada yang mau mengakui keberadaanku.
Karena diantara orang yang dengan bahagia mengungkit kesalahanku, masih ada orang yang mampu membantuku berdri untuk membenahi itu semua.
Aku bukan orang yang sempurna, aku punya banyak kesalahan yang entah aku sadari atau tidak.
Aku punya banyak orang yang menghujatku dan membenciku sampai ke ubun-ubun, tapi apa aku peduli??
Hujat dan hinalah aku sepuasmu. Karena akan ada waktunya aku yang akan menghujat dan menghinamu.
Ahahahaha, tapi tenang...sampe mati aku tidak akan melakukan itu
Karena aku berbeda denganmu. Karena aku tidak ingin melukai teman dan sahabat yang mencintaiku selama ini.
Karena mereka adalah alasan untuk aku tetap bertahan dan bahagia menikmati hinaanmu disana.
For my haters, teruslah berfikir buruk tentang aku sampai lelah, karna dengan itu kau akan selalu mengingatku, dan tanpa sadar mulai mencintaiku...
It doesn’t matter if I’m lonely. Whenever I think of you
A smile spreads across my face.
It doesn’t matter if I’m tired. Whenever you are happy
My heart is filled with love.

Today I might live in a harsh world again.
Even if I’m tired, when I close my eyes, I only see your image.
The dreams that are still ringing in my ears
Are leaving my side towards you.

Everyday my life is like a dream.
If we can look at each other and love each
I’ll stand up again.

To me, the happiness of those precious memories
Will be warmer during hard times.
For me, hope is a dream that never sleeps.

Like a shadow by my side you always
Quietly come to me.
To see if I’m hurt, to see if I’m lonely everyday
With feelings of yearning, you come to me.

Even if the world makes me cry, I’m okay.
Because you are always by my side.
Like dust, will those memories change and leave?
I’ll keep smiling to ease my heart.

No matter how many times I stumble and fall
I’m still standing like this.
I only have one heart.
When I’m tired you become my strength.
My heart is towards you forever.

So I swallowed the hurt and grief.
I’ll only show you my smiling form.
It doesn’t even hurt now.

I’ll always hold on to the dreams I want to fulfill with you
I’ll try to call for you at the place I cannot reach
I love you with all my heart.
 

(to all my bestie friends.  love you so badly :*  :*)

Senin, 13 Februari 2012

Alhamdulilahh...

cuma itu yang bisa saya ucapkan ketika melihat judul proposal saya terpampang dengan tulisan "diterima" di sisi sampingnya. Rasanya sedikit terbalaskan beban tidur hanya 1-2 jam, ke kampus dengan mata panda, ngadep laptop sampai berjam-jam, menunggu dengan harap harap cemas, mencari judul alternatif, hingga pada hari itu tiba.

Bahagia rasanya mengawali tahun 2012 ini. Begitu banyak nikmat yang saya rasakan di awal tahun ini. Entah harus berucap apa lagi terhadap Sang Pemilik Hidup. Karena saya sadar saya hanyalah manusia yang tidak sabaran, egois, dan tidak pandai bersyukur. Tapi dengan apa Tuhan membalasnya? Dengan kenikmatan hidup yang luar biasa. Belum hilang dari ingatan saya atas segala nikmat yang Dia berikan di tahun 2011. Mulai dari beasiswa, IPS cumlaude, tempat magang yang luar biasa bersahabat, dan bahkan mampu menghasilkan uang sendiri. Dan sekarang, di awal 2012 ini walaupun saya memulai tahun ini dengan tangisan karena ga bisa pulang kampung di liburan semester kali ini, tapi upahnya sebanding ketika melihat laporan yang memakan kertas hampir satu ram bisa selesai, mampu menyelesaikan proposal TA yang ala kadarnya. Ya, saya membuat proposal TA yang ala kadarnya karena data proposal saya hilang disaat H-3 pengumpulan proposal. Nyesek? Abisss!Yang walaupun begitu, Alhamdulilah mampu lolos sidang.

Melihat berbagai kejadian yang luar biasa yang saya alami sampai detik ini, Saya menyadari bahwa Tuhan sangat sangat sangat menyayangi umatnya. Dan memang benar, Dia tidak akan memberi apa apa yag kita inginkan, tetapi dia akan memberi semua yang kita butuhkan. Saya merasakan itu.

Mungkin kamu pernah berfikir, mengapa Tuhan mengambil sesuatu yang berharga darimu. Akupun pernah seperti itu, namun percayalah suatu saat akan ada masanya entah hari ini, esok, atau kapanpun Tuhan pasti akan mengganti sesuatu yang hilang darimu dengan yang lebih baik. Mungkin dalam wujud yang berbeda, namun itu pasti lebih baik. Percaya, hanya itu yang Tuhan butuhkan. Percaya padaNya bahwa Dia akan membuat hidupmu indah di waktu yang tepat...

"God is fair, if we ask Him intervene in our problems then he intervene, if not then there is no divine intervention"

Sabtu, 04 Februari 2012

Blogger


Duduk di depan laptop, sambil ngelakuin rutinitas gak penting tapi seperti dianggap suatu kebutuhan saat ini. Yups...ngecek jejaring sosial. sampai satu jam ini muter-muter aja diseputar itu, facebook, twitter, YM, dan lompat-lompat dari blog yang satu ke blog yang lain. Nah, untuk kegiatan yang terakhir itu, menyenangkan! setelah mbaca beberapa blog orang-orang, ternyata setiap blog punya ciri khas yang beda-beda dan itu menarik banget. Menarik untuk disimak dan menarik juga buat dibandingkan. Tanpa bermaksud mbandingin dalam hal bagus-bagusan cuma memnbandingkan dari konten tulisan mereka. Karna saya tau, saya ga sehebat mereka-mereka dan bukan kapasitas saya untuk menilai. Bisa membaca tulisan-tulisan mereka merupakan suatu penghargaan bagi saya.

mulai dari tulisan blog raditya dika yang menceritakan aibnya bagaikan menceritakan kehebatannya, itu keren bang! sumpah! karena saya belum pernah nemu orang yang bangga banget nyeritain aibnya, bahkan sampe di blog yang notabene nya buat umum, dan berulang-ulang kali saya baca pun saya ga akan pernah bosan baca blognya, salut!

Abis itu, beralih ke blognya poconggg. ehm..poconggg ini masih sebangsa sih ama raditya dika. Semacam konyol. haha. Jenis isi blognya pun nyaris setipe sama blognya bang radit klo diliat-liat, tapi satu yang saya suka dari blog poconggg. Dia sangat menjunjung tinggi kasta para jomblo, eh salah...maksudnya para single. Karna saya single, jadi saya suka banget. ga tau lagi nanti klo saya dah punya pacar lagi. hahaha. but but...lepas dari itu semuanya, saya mau bilang "Lo ganteng bang!!". :D

Geser dikiiiit, ke blognya shitlicious. Blognya mahasiswa jogja nih. Jatuh cinta banget sama blog ini, tampilannya seru abisss. Bisa kali bang bikinin yang begituan di blog ane. (sok akrab! Lupakan!!). Klo blog, poconggg menjunjung tinggi kasta para single, klo blognya bang alit ini junjung tinggi kasta para mahasiswa abadi, ehm...ga ding, klo mahasiswa abadi itu kesannya ga bakal lulus gitu ya, saya ganti, menjunjung tinggi mahasiswa angkatan tua (nah, itu lebih bagus). jadi buat para mahasiswa angkatan tua, sering2 lah baca blog bang alit untuk memberi support dan menenangkan anda. Karna menurut bang alit, lulus tepat waktu itu baik, tapi lebih baik lagi lulus di waktu yang tepat.oiya, ada satu kalimat lagi yang paling saya inget dari seorang bang alit "cinta itu memang ga harus memiliki, tapi harus mengakui".

Abis itu, pindah lagi dah kita orang ke blog orang lain lagi, kali ini adalah blog bang bena. Blognya bang bena, harus diakui desainnya paling unyu-unyu lutuna waw waw. Yang saya suka adalah kursor yang berbentuk wajahnya dia, unyu abiisss bang! Jadi ga salah klo dia dinobatin jadi blogger terbaik tahun 2011. Saya suka suka suka suka banget sama blog ini. Kenapa? karna bang bena suka bagi bagi gratisan di kuis yang dia bikin di blognya. hadiah nya oke cinnn, mulai dari voucher, HP, sampe tablet. Tapi mirisnya, sampe sekarang saya ga pernah menang.

Bangga banget bisa baca-baca blog orang hebat seperti mereka. Mereka cuma sebagian kecil dari blogger-blogger hebat yang ada di Indonesia. Saya yakin masih banyak blog-blog keren yang belum sempat saya singgahi. Dan berharap saya bisa menemukannya...

Kamis, 02 Februari 2012

Kesetiaaan Dalam Mangkokata

Semua kembali pada obrolan soal kesetiaan.
Sejelek dan seburuk apa pun kami, kami perempuan yang pandai setia. Dan memang benar-benar setia. Bukan setia yang basa-basi. Yang bisa hilang seiring janji.

Kesetiaan, adalah hal yang akan langka kau temukan di hari depan. Percayalah, ketika kamu memilih menjadi seorang yang setia, maka kamu akan menjadi segelintir yang dicintai dengan baik. Yang walau pun harus menanti lebih lama, kamu akan bahagia lebih lama. Dari mereka yang jatuh cintanya setengah-setengah.

Ahh.. tapi manusia jaman sekarang, siapa yang berpikir soal 'kesetiaan'. Yang penting cantik dan enak dipeluk. Yang penting tampan dan pantas dibawa kondangan. Hanya berkutat diseputarnya.

Terkadang ada yang bilang, 'Punya pacar itu yang biasa-biasa aja, asal setia.'
Bah! Sejak kapan yang setia itu dipandang biasa-biasa saja? Siapa pula yang dulu pernah menciptakan kalimat bodoh ini.

Seseorang yang mampu setia adalah orang yang luar biasa. Bagaimana yang seperti itu dipandang biasa-biasa saja. Karena kebanyakan mereka berfisik 'biasa' begitu? Jangan pernah bicara cinta sebelum kamu paham bahwa segala yang punya 'usia' bukanlah hal yang bijaksana dipakai untuk menilai. Siapa manusia yang tidak akan jadi jelek saat tua nanti? Siapa manusia yang tidak akan renta?
Kamu harus bisa menemukan seseorang yang bahkan bersedia menerima kamu ketika keduanya datang.

Ini benar-benar menyebalkan. Bagaimana terkadang manusia bisa begitu mengerikan.

Tidak banyak yang mampu paham. Saya pun tidak akan meminta dua kali untuk dipahami.
Saya rumit dan akan tetap seperti ini. Kamu perlu bersabar dan mencintai saya dengan lebih bijaksana.
Kelak. saya pun akan mencintaimu dengan kesetiaan sepanjang usia. Percayalah.

Rabu, 01 Februari 2012

Hidup Itu...

Hidup. Apa itu hidup? apa itu kehidupan? sampai saat ini pun aku tidak mengerti apa itu kehidupan. Yang aku tau dan yang aku syukuri dari suatu kehidupan adalah sebuah keluarga.
Yaaa, aku mempunyai keluarga yang luar biasa, yang didalamnya hanya ada malaikat. Sejak kecil, aku selalu beranggapan bahwa mereka, ibu, bapak, dan kakak perempuanku mereka adalah malaikat. Mereka lebih dari manusia.
Bagaimana bisa aku tidak menganggap mereka bukan sebagai malaikat, karena setelah semua kekecewaan yang aku berikan pada mereka, mereka masih bisa menerimaku, masih mampu menyayangiku, masih mau berdiri disampingku.
Apa mereka pernah memukulku saat ku salah atau mengecewakan mereka? tidak.
bahkan meninggikan suara untuk menegurku saja mereka tidak kuasa. Aku bagaikan permata di mata mereka, sangat berharga.
Terbangun di sepertiga malam, hanya untuk mendoakanku.
Membangunkan dikala subuh tiba, untuk mengingatkanku shalat
Berangkat kerja bahkan sebelum matahari beranjak dari peraduannya, hanya untuk membuat kehidupan bagiku
Membawakan bekal dissetiap aku sekolah, untuk melindungi aku dari sakit perut karena makanan dijalanan
Membawakan makanan di stiap pulang bekerja, hanya untuk mengulas senyum di bibirku.
Bahkan ketika aku mulai dewasa, ketika aku mulai mengenal cinta, ketika aku mulai mempunyai pacar dan pada akhirnya tersakiti. Ibu, ya..dia yang paling tersakiti, kau tau ibuku menangis, menangisi untukku

Setelah semua yang mereka lakukan, dan doa yang berlimpah sedikitpun aku belum bisa membalasnya. Walaupun mereka tidak menginginkan balasan dalam bentuk apapun. Aku menjadi sukses, hanya itu ya cuma itu keinginan yang mampu melebur dan membalas berjuta kebaikan yang telah mereka lakukan.
Sederhana bukan?

Manusia macam apa ini? Seumur hidupku, aku tidak pernah menemui manusia naif seperti ini. itulah mengapa mereka aku sebut malaikat, malaikat tanpa sayap. Karena takkan ada manusia setulus mereka bagiku.

Miss you my angels...
Semoga suatu saat nanti, aku bisa sedikit membalas kebaikanmu. Karena aku tahu, aku tidak akan mampu membalas semuanya... I LOVE YOU, I'll never stop to make you proud. :) :) :)

Mungkin sampai detik ini, aku belum mengerti arti hidup ini. Tapi hidup ini telah membawaku kepada mereka, malaikatku... Terima kasih Allah, pemberianmu sungguh indah.

Kamis, 12 Januari 2012

untitled

Now i know that i can't make you stay
but, where's your heart?
but where's?
And i know...
there's nothing i can say
to change that part 
to change...
so many bright light they cast
but, can i speak?    
well, is it hard understanding?
i'm incomplete...
a life that so demanding, i get so weak
a love that so demanding, i can't speak
i'm not affraid to keep on living
i'm not affraid to walk this world alone








Kontroversial Hijab

gw sebel....sumpah, waktu gw nulis ini gw lagi sebel. gw sebel waktu baca status BBM temen gw yang isinya " berjilbab, kok judes banget". Ini appaaaa??? emang klo berjilbab ga boleh judes? gw sebagai cewek berjilbab, gw juga pernah judes ama orang yang emang gw ga suka sifatnya. terus? salah? emang judes itu cuma buat cewek yang ga pake jilbab? sejakk kapan cewek berjilbab dilarang judes? Dangkal banget.
Gw, sebagai cewek berjilbab, bukan berarti gw sempurna. bukan berarti gw ga pernah salah dan harus selalu bersikap nice sama semua orang. cewek berjilbab itu bukan malaikat, tapi juga manusia yang juga bisa marah klo dipancing. Stereotype macam apa ini....gw ga suka, ini stereotype yang udah mengarah ke diskriminasi!
ga cuma itu, gw juga kadang sebel sama pandangan orang ke orang yang berhijab tapi saat ke kampus doang. jujur, gw jg ga suka sama cewek yang kayak gitu, yang jilbabnya cuma musiman. tapi lo juga ga berhak ngehakimin mereka, karena lo ga lebih baik dari mereka (sori, agak emosi),  kuping gw bener-bener panas denger masalah yang berkaitan sama hijab.
ga seharusnya hijab dijadiin permasalahan buat lo benci sama orang. hijab itu suci, jadi jangan bawa-bawa hijab ketika lo mengumpat. karna pada dasarnya, semuanya nanti bakalan diminta pertanggungjawabannya. lo ga berhak menghakimi seseorang. lo ga berhak menjudge jelek seseorang, karna itu bukan tugas kita, itu tugas Yang Maha Esa...

with smile.......