Snow and Rain

Kamis, 01 Agustus 2013

It’s all about what you need or what you want


Terkadang ada bias untuk mengungkapkan dan mengartikan tentang hal-hal apa yang kita inginkan dan tentang apa yang kita butuhkan. Kita manusia, kadang suka melangkahi Tuhan dengan menganggap sesuatu (entah benda ataupun manusia) adalah apa yang kita butuhkan. Yang padahal kalau ditelisik lebih jauh, rata-rata yang mengatakan itu adalah kebutuhan adalah hanya nafsu kita untuk mendapatkan hal tersebut.

Dulu saya begitu, Saya teramat sangat menjaga orang yang saya anggap saya sangat membutuhkannya. Demi cara apapun saya menjaga orang tersebut agar tidak lepas dari saya. Yang pada akhirnya, saya pun harus kehilangannya. Bukan karena saya menyerah mempertahankannya, hanya saja dia yang melepaskan dirinya sendiri. Bukan saya yang sudah tidak membutuhkannya, hanya saja dia sudah tidak membutuhkan saya lagi untuk kehidupannya.

Awalnya saya sedih karena mungkin merasa sangat kehilangan, namun ketika saya mengalami kehilangan yang berkali-kali pada orang yang sama, perlahan saya mulai merasa mati rasa, saya mulai tidak bisa merasakan apa itu kehilangan dan apa itu menjaga. Entah merasa lelah entah mulai menyadari bahwa dia bukanlah orang yang saya butuhkan.

Saya menyadari, harusnya orang yang saya butuhkan bukanlah orang yang menyakiti kemudian menyesal dan meminta maaf, orang yang saya butuhkan adalah orang yang akan berfikir 100 kali lebih banyak apabila ingin menyakiti saya. Karena seharusnya, orang yang menyayangimu dengan benar tidak akan pernah berfikir untuk menyakitimu sekalipun. Sejak saat itu, saya memahami dan saya mulai belajar untuk mengerti bahwa tidak semua yang kamu inginkan adalah yang kamu butuhkan.  Dan tidak semua yang kamu inginkan dapat kamu dapatkan.

Nyatanya, Tuhanlah yang selalu benar. Setengah mati kita menyangkalnya, Dia akan menunjukkannya. Kalaupun hingga saat ini saya masih mengingatnya, itu karena Tuhan masih memberikan tempat di otak saya untuk mengingatnya tapi bukan untuk memilikinya lagi. Dia memang yang saya inginkan, tapi dia bukan yang saya butuhkan. Saya lebih butuh kamu, yang tidak akan pernah meninggalkan saya sesulit apapun itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar